Hidup bukan memilih, tetapi bertahan pada pilihan.

CuRHat, PeRjaLanaN HiDuP, Uncategorized

Pilihan sesungguhnya bukan pilihan yang kita cipta sendiri, Ingat Allah sudah mencatatkan segalanya sebelum Ruh bertemu Jasad.

Cara manusia memandang hidup adalah pilihan masing-masing. Contoh ketika saya memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Sebuah keberhasilan atau kegagalan dalam cinta itu adalah Takdir, tapi mau terluka selamanya atau mengobati dengan cinta lagi adalah pilihan. Bahkan ketika saya menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih gagah, lebih kaya daripada dia dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.

20161216_150836

Kembali berbicara mengenai bertahan pada pilihan, tidak semua orang sanggup setia dan bertahan pada pilihannya. Orang yang berani memilih pastilah orang yang ber-Komitmen, karena ia selalu lahir dari sebuah pilihan bukan karena keadaaan.

Saya rasa seorang insan yang pandai berkomitmen ialah orang yang memiliki tingkat intelegesia ruhaniah yang tinggi. Manusia berkarakter yang mampu memanusiakan dirinya dengan pilihannya sendiri, dan mampu memeliharanya sedemikian rupa.

Jiwa seorang Pemenang.

Pilihlah apa yang berbisik di nurani. Karena tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, jika tak percaya … kembali ke kalimat pembuka 🙂

Advertisements

Harap Kabut & Semu

CuRHat, PeRjaLanaN HiDuP, Uncategorized

Kehadiran dan senyum yang pernah ada mengisi hari. Kini hilang dan musnah. Bersama kepergianku yang kamu paksa. Membawa serta cinta dan setia bersama kepergianku. Berikut luka, duri dan air mata. Maafkan atas keterbatasan dan ketidak-sempurnaanku. Yang membuatku menjadi seorang pengecut.

20170102_102728

Dan membuat hati ini terluka (lagi).

Kesalahan terbesar dari orang sepertiku adalah mencintai. Karena seperti katamu, (dengan bahasa halusnya) aku pelacur orang yang Tak Pantas untuk dicintai.  Pergilah jika dirimu menginginkan. Terbang dan kepakkan sayap kekarmu. Tak perlu lagi diingat semua luka, yang terlalu pahit untuk dikenang. Biarkan aku menjadi kenangan burukmu.

Aku tidak akan membungkus pahit itu dengan penyesalan. Walau semua harap  ternyata hanya sebatas mimpi dan andai. Dan janji hanya sebatas pendengaran telinga. Setidaknya aku sadar dan tau diri, tak seharusnya aku mencintaimu sedalam itu.

Semoga dirimu puas, yang dengan kesombongan telah membuat hatiku mati bahkan tanpa Harga Diri. Biarkan dunia berubah kelam dan langit bersekam sendu, ada bagian yang menyisakan bahwa kamu adalah tetap kamu di dalam hatiku.

Berprasangka baiklah kepada rencanaNya.
Tiada sakit yang tak bisa terobati, tiada duka yang abadi.

(Draft I – Pro – Apr – 2017)

 

PMS

Uncategorized

Membahas PMS atau Pre Menstruation Syndrome sepertinya bisa menjadi sebuah bahasan yang lumayan seru. Mungkin kedepannya bakal ada sebuah UU atau KEPPRES khusus, untuk mengatur dan melindungi wanita-wanita yang mendadak sableng karena efek PMS 😀 Karena saya yakin, pasti efek PMS banyak sekali menelan korban. Baik itu korban pelampiasan, maupun korban perasaan. *Saya mohon maaf sekali jika ada orang-orang yang pernah menjadi korban saya :(* Karena jujur, saya adalah salah jutanya yang memiliki ‘keanehan’ saat-saat menjelang menstruasi.

Keanehan itu dimulai saat saya tiba-tiba melankolis tidak jelas.

i_hate_pms_____by_prader-d5iy72c

Merasa dibenci oleh orang-orang sekitar. Merasa yang mencintai saya seolah tidak mencintai saya lagi. Dan saat lebih akutnya kalau tiba-tiba saya bisa menangis hanya karena alasan yang non sense banget. Sensi abeezz. Macam manusia skizofrenia ga siy? Atau mungkin memang saraf waras terputus saat PMS datang. Oooh I hate it so much!

Iman, sabar dan ikhlas menguap kemana yah saat PMS datang? Ck ck ck … what a nightmare!!

 

 

 

 

 

Pedofil

CuRHat, Uncategorized

Mengerikan sekali membaca berita akhir-akhir ini mengenai sekawanan Pedofil. Bukan hanya sekawanan lagi, bahkan sudah menjadi sindikat yang mendunia. Seperti yang sedang viral mengenai Jaringan pedofil Official Loli Candy’s Group. Ya Allah lindungilah anakku dari orang-orang itu.

Sebelum berita ini menguak, saya sempat heran ketika melihat info Stat di blog, dengan search term gadis kelas 4 sd tercantik, anak sd cantik banget, foto anak sd yang cewek. Ya Allah … apa itu ada hubungannya dengan para sindikat pedofil itu? Sebegitu niatnya mereka sampai mencari lewat informasi-informasi dari blog-blog pribadi.

Ini SIAGA 1

23-03-2017 12-47-27

Dengan keadaan seperti ini, sudah layaknya kita yang bersosial media ini sesedikit mungkin menuangkan hal-hal yang bersifat pribadi. Kunci semua akun-akun media sosial yang bersifat pribadi. Jangan pernah accept pertemanan jika tidak benar-benar kenal dengan baik. Juga selalu menanamkan kepada anak kewaspadaaan ancaman laki-laki pedofil di lingkungannya.

Semoga Allah menlindungi keluarga kita. Aamiin

Jinak

Uncategorized

Sadar atau tidak disadari, atau mungkin bahkan banyak yang terbawa arus. Hidup di tengah manusia-manusia milenial itu rasanya jauh dari kata EMPATI. Tumbuh manusia-manusia muda yang rasanya jauh dari afektif dan kognitif. Entah budaya cuek yang sudah menjalar, atau Nalar dan Hati mereka memang tidak berkembang sesuai perkembangan usianya.

Memiliki bawahan Alenial (Anak Milenial), adalah suatu tantangan tersendiri bagi saya. Terlebih Alenial itu masih tergolong Ababil. Yang parah lagi jika punya bawahan yang sudah bukan tergolong Ababil alias Abege Tua tapi belum juga sampai di titik stabil. Alamaaaak … paniang kapalo ambo. 

Sebelumnya di tempat yang dulu, saya pernah sedikit gagal, atau lebih tepatnya membutuhkan waktu yang cukup lama memasang jaring. Agar si Abege Tua Labil yang sempat berkata kasar dan menunjukkan jarinya ke wajah saya berhasil saya sekap masuk ke dalam jaring. Beranjak dari situ, saya berpikir .. Bagaimana sih caranya menancapkan bendera ‘PENGARUH’ dengan lebih cepat?

Come to Mama, Baby …

2b80435c-0c5e-4332-a093-77aaa21fa369_169

Saya sangat memahami, kesenjangan kognitif yang menjadi pemicunya. Tetapi tanpa kecerdasan emosional, hal itu sulit dikembangkan. Karenanya saya selalu mengawalinya dengan membangun hubungan emosional dengan bawahan. Emosionalnya bukan yang bergenit-genit manja yah. Bahaya itu nanti..!!!

Suasana komunikasi yang harmonis menjadi salah satu kewajiban moral yang harus dihadirkan setiap harinya. Dengan diberi apresiasi dan antusiasme, mereka akan merasa dipercaya dan dihargai. *walaupun terkadang ini hanya sebatas rancangan strategi saya saja :D* Yang nantinya tanpa mereka sadari, rangsangan motivasi kerja dan profesionalisme telah terbangun dengan sangat baik. Setelah jinak, baru deh enak nyuruh-nyuruhnya. Just do it, because I say so .. Siap Bu, Siap Komandan … Hahaha.