Manusia Biasa

CuRHat, PeRjaLanaN HiDuP, seRba seRbi

Saat derita terasa terus menghantam

Mungkin kamu bingung, mereka bingung dan semua bingung. Terjebak dalam kebingungan. Aku pun begitu. Semakin diselami, semakin rumit hal yang ada. Dia membesarkan, kamu membesarkan, mereka membesarkan, dan aku? Aku semakin ciut, terpojok dan terpuruk akan tuduhan yang terjadi. Bahkan aku dipaksa untuk kehilangan.

Mungkin aku memang terlalu aneh, dan kamu tidak akan dapat mengerti akan maksudku. Karena batin ini tidak ada yang dapat membaca. Niatku, langkahku, serta tindakanku tak dapat kamu terka. Aku dilahirkan untuk begini. Bersahabat dengan kerasnya dunia. Dan aku terbentuk untuk itu. Menikmati setiap liku yang ada.

Jangan! Jangan kamu tega menuduh aku, apabila aku tampak tidak seperti wanita yang lain. Kasar dan kerasku ini, bukan berarti aku tidak mempunyai hati seperti wanita-wanita lain. Kodratku tetaplah seorang wanita. Dimana aku mendamba akan sebuah kelembutan.

Hey .. renungkan sejenak. Untuk aku.

Aku tidak terlahir untuk mengemban kata kesempurnaan. Diri ini sama saja seperti dirimu. Seorang manusia biasa. Bukan malaikat yang tak bersayap. Atau bidadari kahyangan. Tapi aku juga bukan iblis yang berbalut daging dan mempunyai nadi. Aku seperti kamu.

MANUSIA

Cukup perlakukan aku seperti aku memperlakukanmu. Terima kekhilafanku seperti aku menerima kesalahanmu. Pahami kekuranganku sebagaimana aku selalu memuji akan sisi lebihmu. Aku seperti kamu…

MANUSIA BIASA

Coba kamu tanya hati kecilmu, apa yang Ia bisikkan padamu?

 

 

Advertisements

3 thoughts on “Manusia Biasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s