Mencintai Orang Yang Salah

CuRHat, PeRjaLanaN HiDuP

Widih lebay judulnya …

mencintai-karena-allah

Pernah mencintai seseorang di saat yang tidak tepat?  Atau mencintai orang yang tidak sepatutnya dicintai? Atau kesal dengan si Cupid yang seenaknya menancapkan busurnya? Dan atau pernah muak dengan peribahasa cinta tak selalu memiliki? Apanya toh yang mau dimiliki? Kan kita semua sudah tau, semua yang ada di dunia ini adalah mutlak milik Allah.

Woles aja keleus …

Selow sodara – sodara .. Yang namanya sedang diberi ruh oleh sang pencipta di dunia ini. Dan dibekali oleh seonggok daging yang dinamakan Hati. Yang dimana Hati itu outputnya adalah Perasaan. Jadi kenapa kita harus menampik datangnya sebuah Perasaan?

Bukankah tidak ada satu kejadian pun di dunia ini tanpa izin Allah? Termasuk itu tadi … urusan cinta – mencintai.

Jika di-analogikan menjadi rumus mungkin akan seperti ini:

Perasaan Cinta = ∑Hati + Takdir

Arti kata Cinta itu amat sangat multi tafsir. Tergantung dimaknai dari perspektive mana. Misal cinta pada orang yang salah. Kata ‘salah’ itu sendiri saja sudah multi tafsir. Siapa yang salah? Mengapa salah? Apa salah nya orang yang dicintai? Kok jadi orang yang salah? Lantas apa salahnya yang mencintai? Jika salah, memang ada Undang – Undangnya?

UU mengenai “Tindak Pidana Mencintai Orang Yang Salah”

Oh come on … Hellooowww …

Mungkin jika berbicara mengenai cinta pada orang yang salah adalah bicara mengenai Keikhlasan Cinta. Sebentuk cinta tanpa ekspektasi. Simple nya, cinta yang hanya memberi dan tak harap kembali. Walau sulit menjadi seperti sang surya menyinari dunia, saya rasa itu lah bentuk konkret keikhlasan cinta. *mungkin lebih mudah nyanyiinnya di Smule*

So jika sang surya saja mampu menyinari dunia dan hujan mampu menyejukkan dunia tanpa mengharap apa-apa dari penduduk dunia, berarti apa?

Apakah kita bisa menarik kesimpulan dari kalimat mencintai orang yang salah?

Jika cinta adalah rasa, dan rasa timbul dari hati. Sedangkan hati adalah dari dan untuk Allah. Maka kesimpulannya adalah segala bentuk cinta di dunia ini adalah perwujudan dari Allah. Dan ingat, Hati adalah dari Allah dan untuk Allah.

Cintailah segala sesuatu karena Allah. Karena rasa tidak pernah salah.

Advertisements

One thought on “Mencintai Orang Yang Salah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s