Langit Tak Perlu Menjelaskan Kenapa Dia Tinggi di Atas

BeRiTa FoTo, CuRHat, PeRjaLanaN HiDuP, Uncategorized

Kesombongan adalah bentuk sederhana dari kita mengingkari berkah yang sudah Tuhan berikan. Sombong tidak akan meninggikan derajat kita, justru akan terus menyeret kita terperosok dalam lembah yang hina.

IMG-20160504-WA0002

Waktu dan keadaan bisa berubah setiap saat. Sesuai dengan Qada dan QadarAllah yang sudah tertulis. Jangan pernah memandang rendah ataupun menyakiti sesama. Kekuasaan saat ini, tapi ada ‘waktu’ yang lebih berkuasa. Berbuat baik, hidup yang baik, agar ‘waktu’ berputar dengan baik-baik saja.

Advertisements

Kepastian dalam Ketidakpastian

CuRHat, PeRjaLanaN HiDuP, seRba seRbi, Uncategorized

Sesuatu yang pasti adalah ketidakpastian. Tidak ada sesuatu pun yang pasti selain ‘ketidakpastian’ itu. Seperti kepastian akan datangnya hari esok yang sejatinya bahwa hari esok itu benar áda’ pun adalah ‘ketidakpastian’.

IMG-20170324-WA0035

Jika mencintai seseorang berarti kita berusaha membuat yang kita cintai bahagia. Bagaimana jika yang kita cintai lebih bahagia bila tidak bersama kita? Bagaimana jika yang terbaik baginya adalah untuk tidak bersama kita? Apakah berhak atas nama cinta kita memaksa yang dicintai agak bersama kita, agar mencintai kita juga? Jika mencintai ya silahkan mencintai saja, Kenapa menuntut?

Jika kita mencintai seseorang berarti juga melindunginya dari apa yang salah, jahat, dari keburukan apapun yang mungkin terjadi pada orang yang kita cintai. Bagaimana jika ternyata keburukan baginya justru datang dari kita yang mencintainya? Karena berbagai tuntutan yang kita minta, berbagai sikap dan perbuatan yang tidak pantas dilakukan, berbagai pembatasan yang kita berikan padanya. Cinta membuat kita siap berkorban untuk melindungi yang dicintai, bahkan termasuk melindunginya dari diri kita sendiri.

Terlalu banyak pertanyaan yang begitu panjang untuk dijawab pada 2 paragraf terakhir. Pasti Cinta dengan Ketidakpastian Bahagia.

Yang pasti Cinta, meskipun merupakan perasaan, tetap memerlukan pertimbangan logika dan kesadaran diri orang yang mencintai agar benar-benar menjadi Cinta dan bukannya egoisme belaka.

 

 

Mencintai Waktu Yang Tak Berpihak

CuRHat, PeRjaLanaN HiDuP, seRba seRbi, Uncategorized

Setiap orang akan selalu merasa lelah ketika sedang berada dalam sebuah penantian. Penantian yang entah akan membawa kemana. Selangkah lebih dekat, atau justru menjauh dari hal-hal yang dianggap membahagiakan.

20161209_074820

Setiap kita adalah sebuah kepergian. Setiap kita adalah sebuah kehilangan. Kepergian dari kisah yang tercampakkan, entah diri ini yang mencampakkan atau orang lain yang membuangnya begitu saja.

Semua dari kita pasti membenci sebuah perpisahan, namun sering lupa ketika dengan senang hati membuka tangan untuk sebuah pertemuan. Pertemuan yang sebenarnya adalah pijakan pertama yang membawa kita lebih dekat dengan sebuah perpisahan.

Apa iya sebenarnya tugas kita adalah hanya menanti? Menanti kepulangan seseorang dari berpergian. Kepulangan yang belum tentu akan menetap, kepulangan yang seringnya hanya sekedar singgah.

Sucikanlah nama Tuhan Yang Paling Tinggi, hidup sudah dalam hitungan dan dalam kehendakNya. Kita dihidupkan sudah dalam genggaman tanganNya.. Dan sudah dalam rotasi yg berporos dalam kekuasaanNya.
Renung.
30.10.2017

 

 

01.10.2017

CuRHat, PeRjaLanaN HiDuP, seRba seRbi

20170325_173617

Mencintai itu tak salah, karena cinta itu tak pernah salah. Yang salah adalah ketika kita memaksakan seseorang tuk tetap tinggal.

Aku berhak berusaha, tapi kamu juga berhak bahagia. Karena sejak dulu, bahagiamu selalu kuperjuangkan. Dan aku tak kan kuasa menuntut janji yang pernah terucap olehmu.

Terkadang takdir tak sependapat dengan cinta yang telah singgah. Takdir lebih berkuasa dari cinta yang telah tumbuh dan dirawat dengan sedemikian rupa. Walau mengalah bukan berarti menyerah akan keadaan, akan tetapi aku benar-benar menyerah dengan Takdir Yang Maha Kuasa.

Tak apa kini kembali timpang. Dengan beban di pundak yang biasanya sedikit ringan saat ada hadirmu. Namun aku percaya hidup ini berjalan dengan takdir-Nya, ikhtiar dan doa adalah bagian dari takdir itu sendiri, ia ada dan berjalan dengan sendirinya. Jika tak ada sebutir zarahpun dapat bergerak kecuali atas ijin-Nya. Dan tak ada seorangpun yang dapat memalingkan hati seseorang kecuali atas ijin-Nya. Maka sesungguhnya manusia tiada daya dan upaya kecuali atas ijin-Nya. 

Aku bukan yang terpilih, bahkan aku tak dapat memilih yang telah dipilihkan, karena sekuat apapun kemauan takkan bisa menembus dinding ketentuan.

Hidup bukan memilih, tetapi bertahan pada pilihan.

CuRHat, PeRjaLanaN HiDuP, Uncategorized

Pilihan sesungguhnya bukan pilihan yang kita cipta sendiri, Ingat Allah sudah mencatatkan segalanya sebelum Ruh bertemu Jasad.

Cara manusia memandang hidup adalah pilihan masing-masing. Contoh ketika saya memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Sebuah keberhasilan atau kegagalan dalam cinta itu adalah Takdir, tapi mau terluka selamanya atau mengobati dengan cinta lagi adalah pilihan. Bahkan ketika saya menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih gagah, lebih kaya daripada dia dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.

20161216_150836

Kembali berbicara mengenai bertahan pada pilihan, tidak semua orang sanggup setia dan bertahan pada pilihannya. Orang yang berani memilih pastilah orang yang ber-Komitmen, karena ia selalu lahir dari sebuah pilihan bukan karena keadaaan.

Saya rasa seorang insan yang pandai berkomitmen ialah orang yang memiliki tingkat intelegesia ruhaniah yang tinggi. Manusia berkarakter yang mampu memanusiakan dirinya dengan pilihannya sendiri, dan mampu memeliharanya sedemikian rupa.

Jiwa seorang Pemenang.

Pilihlah apa yang berbisik di nurani. Karena tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, jika tak percaya … kembali ke kalimat pembuka 🙂